10/10/07

Glass Making Process

There are three steps in the glass making process. First, we have to collect some materials such as sand, limestone, and soda. Then, put the materials in the furnace which have thousands celsius degree temperatures. In the furnace, those materials will be melted and mixed. After that, to make a plate glass, pour the mixture into roller pins, let the roller pins pressed it, cool it down, and get the thin flat glass. To make a bottle glass, pour the mixture into a removable mould, blow by air, cool it down, remove the mould, and get the bottle shaped glass.


Annisa Fitri
16507140

01/10/07

Estimasi Diameter Bulan

Dalam mengestimasi diameter bulan kali ini, kelompok kami mencoba untuk mengibaratkan bumi dan bulan sebagai bola basket dan bola golf...

Dari apa yang kami lihat, kami mengestimasi perbandingan jari-jari bola basket dengan bola golf adakah 1:4. Sehingga perbandingan jari-jari bumi dan bulan juga 1:4.

Kita telah mengetahui bahwa jari-jari bumi adalah 6400 km, sehingga jari-jari bulan (r):
r = 1/4 x 6400 km = 1600 km
dan
diameter bulan (d) = 2r = 2 x 1600 km = 3200 km

Setelah jari-jari bulan kita dapatkan, maka kita pun dapat mengukur luas permukaan bulan dengan menggunakan rumus luas permukaan bola.


Anggota Kelompok:
1. Annisa Fitri
2. Gilang Ilham
3. I Putu Banitama
4. Maria Ulfa
5. Nani Daniati
6. Yudi Dharma

PROBLEM-SOLVING APPROACH

Dalam menyelesaikan suatu masalah, seorang engineer membutuhkan beberapa pendekatan supaya masalah tersebut mudah dipecahkan... Pendekatan penyelesaian masalah ini penting juga lho. Intinya supaya kita dapat menyelesaikan masalah dengan sistematis. Langkah-langkah awal biasanya lebih kepada hal-hal yang umum dan kualitatif, baru deh dilanjutkan dengan hal-hal yang lebih spesifik dan bersifat kuantitatif.

Elemen-elemen dalam pemecahan masalah dapat diurutkan sebagai berikut:

1. Problem identification
Bila kita ingin memecahkan suatu masalah, tentu kita harus mengetahui masalah apa yang akan kita pecahkan. Kita juga harus mengenali penyebab-penyebab masalah tersebut dan menemukan bukti-bukti yang terlibat dalam masalah tersebut. Maka itu, identifikasi masalah ini sangat penting dalam tahap penyelesaian masalah.

2. Synthesis
Setelah masalah berhasil kita identifikasi, hal selanjutnya adalah sintesis masalah. maksud sintesis masalah disini adalah memunculkan pemikiran-pemikiran kreatif dengan menyatukan berbagai cara.

3. Analysis
Dalam analisis masalah, kita menggunakan kemampuan dan ilmu yang kita miliki untuk menyelesaikan masalah tersebut. Kunci dalam analisis masalah adalah mulai men-translate masalah fisika ke dalam model matematika. Analisis memerlukan logika untuk melihat jelas kebenaran dari suatu opini, mendeteksi kesalahan, membuat kesimpulan yang tepat dari bukti-bukti yang ada, memilih informasi yang relevan, mengidentifikasi celah-celah yang dapat membantu dalam penyelesaian masalah ini, serta mengidentifikasi hubungan antar semua hal.

4. Application
Aplikasi adalah proses yang pas dengan informasi yang telah diidentifikasi.

5. Comprehension
Dalam tahap ini, kita menggunakan teori dan data yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Seperti kita tahu bahwa dalam menyelesaikan suatu masalah, selain praktiknya, kita juga harus memahami teorinya. Teori tersebut juga cukup penting dalam memandu kita dalam penyelesaian masalah ini.