20/09/07

HAKI

Kemaren ini, hari Selasa tanggal 18 September 2007, ada kuliah umum tentang HAKI (Hak Kekayaan Intelektual / Intellectual Property Rights). Kirain yang namanya kuliah umum tuh bakal bikin ngantuk, ternyata seru juga lho. Pembicaranya, Pak Dan juga bawainnya enak dan ga ngebosenin. =)
Kenapa sih kita harus tahu tentang HAKI (ditulis juga HKI)?? Jaman sekarang ini kan sangat mudah dalam mendapatkan data atau bertukar data. Saat kita mengambil suatu data dari internet, memfotokopi buku, dan sebagainya, kita tak pernah menyadari hal-hal lain dibalik copy-paste itu, yang penting jadi lah...

Sebagai pembukaan waktu itu, dijelasin versi-versi globalisasi. Versi pertama (...-1800) tuh menjelaskan bahwa globalisasi saat itu dipegang oleh state/negara, misalnya bentuk penjajahan oleh suatu negara oleh negara lainnya. Globalisasi versi kedua berlangsung daari tahun 1800-2000. Ketika itu, globalisasi dipegang oleh corporation/perusahaan. Versi terbaru alias versi ketiga yang dimulai sejak tahun 2000, menerangkan bahwa globalisasi dipegang oleh individual.

Balik lagi ke masalah HKI... HKI sebenarnya hak yang dibuat untuk melindungi karya intelektual, seperti ide-ide kita dan hasil karya kita yang lainnya. Seiring berkembangnya jaman,keberadaan HKI dalam hubungan antar manusia dan negara takdapat lagi dipungkiri.

Aspek aspek yang ada dalamupaya perlindungan bagi karya intelektual antara lain aspek teknologi, industri, hukum, sosbud, dll. Namun, dari segala aspek tersebut, aspek yang terpenting adalah aspek hukum. Hukum harus dapat memberikan perlindungan bagi karya intelektual, sehingga mampu mengembangkan daya kreasi masyarakat yang akhirnya bermuara pada tujuan berhasilnya perlindungan HKI.

Aspek teknologi sangat dominan dalam perkembangan dan perlindungan HKI. Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat membuat dunia terasa sangat sempit karena kita dapat mengakses dengan mudah, cepat,di mana saja, dan kapan saja...

HKI pada umumnya digolongkan menjadi 2, yakni Hak Cipta dan Hak Kekayaan Industri yang meliputi paten, merek, rahasia dagang, desain industri, desain tata letak sirkuit terpadu, dll. Klo hak cipta tuh ga pake registrasi dulu dan jangka waktunya seumur hidup plus 50 tahun lagi. Tapi, klo yang namanya paten, kita harus meregistrasikan karya kita, trus jangka waktunya cuma 10 tahun...

Ohya, dapet istilah baru lagi ni, yaitu tentang moral right VS economic right. Klo di Eropa dianut Moral Right, yang maksudnya adalah memberikan suatu pengakuan yang luhur bagi karya-karya ciptaan dan melekat pada diri pencipta. Selain itu juga dalam moral right, hak cipta diartikan sebagai invention right atau author right, bukan copyright. Kalau di Eropa menganut moral right, di Amerika Serikat yang dianut adalah economic right. Economic right lebih mengarah kepada perlindungan ekonomi bagi para pencipta. Selainitu,istilah copyright dapat dipahami dengan sederhana sebagai right to copy.

Copyright di Amerika Serikat bukanlah suatu hak yang bersifat mutlak. Fair Use merupakan doktrin yang diakui secara nyata dalam ketentuan perundang-undangan dan praktek bisnis secara umum. Dalam istilah Fair Use ini, penggunaan hasil karya cipta yang digunakanuntuk memberikan kritik atau komentar; laporan pemberitaan; tujuan pendidikan dan penelitian tidak dikategorikan sebagai pelanggaran copyright di Amerika Serikat.

Jadi, kesimpulan saya sih, yang namanya fotokopi tuh boleh-boleh aja asal tujuannya untuk yang baik-baik, bukan untuk didistribusikan (dijual) lagi... =)

16/09/07

Polisi Tidur

Di wilayah saya akan direncanakan pemasangan polisi tidur. Hal tersebut dikarenakan, di wilayah ini banyak terjadi kecelakaan karena banyak orang suka mengendarai kendaraan dengan cepat dan cenderung membahayakan. Warga-warga ada yang pro terhadap pemasangan polisi tidur ini, namun ada juga yang kontra. Sebagai seorang engineer, saya harus memutuskan apakah pemasangan polisi ini perlu dilakukan atau tidak..

Ethical Egoism..
Sebagai warga wilayah tersebut, saya kurang setuju akan pemasangan polisi tidur tersebut. Menurut saya, polisi tidur akan merusak mobil dan mengurangi kenyamanan berkendara. Lagi pula, dengan adanya polisi tidur, pasti akan menghambat "lalu-lintas" di jalan wilayah saya yang sangat sempit ini.

Utilitarian..

Aspek yang Dilihat +/- (1 – 10) Importance (%)
Keamanan + (9) 27
Kelancaran berkendara + (5) 15
Kenyamanan berkendara + (3) 10
Kecelakaan - (9) 30
Kemacetan - (7) 18

Penghitungan
= ∑ [(+) x persentase] – ∑ [(-) x persentase]
= [(9x27) + (5x15) + (3x10)] – [(9x30) + (7x18)]
= [243 + 75 + 30] – [270 + 126]
= 348 – 396
= -48 do not do it!

Right Analysis..
Sebenarnya kalau banyak kecelakaan dan cenderung membahayakan, sebaiknya dibangun beberapa polisi tidur. Namun, keselamatan berkendara sebenarnya tergantung dari individu masing-masing sih. Terus, masalah kemacetan juga bergantung dari pengguna jalan sendiri. Karena menurut saya, sebaik apapun sistem yang dibuat, kalau pengguna jalannya tidak tertib, tetap saja bakal ada kemacetan. Maka itu, jadilah pengguna jalan yang baik...

Pengaruh Teknologi dalam Buku, Lagu, dan Film

Di masa ini, hampir segala hal sudah terkena sentuhan teknologi. Sekarang akan saya bahas beberapa...

Buku
Supernova karangannya Dewi Lestari katanya keren banget lho. Walaupun saya belum pernah baca bukunya, cuma denger-denger aja..

Contact. Sebenarnya buku ini udah difilmkan. Yang jadi peran utamanya adalah Jodie Foster. Ceritanya adalah seorang ilmuwan yang sangat ingin berkomunikasi dengan dunia di luar galaksi kita ini. Bukunya bagus, filmnya juga seru...

Lagu
Lagu Indonesia yang bernuansa teknologi apaan ya? Lirik-lirik lagu Indonesia standar sih. Paling-paling yang ada nuansa teknologinya tuh lagu SMS. Trus satu lagi paling lagu jaman dulu yang liriknya: ”tet tet pager-ku berbunyi, tet tet tet tet begitu bunyinya” (lupa judulnya apa dan yang nyanyi siapa, hehehe)...

Film
Film bernuansa teknologi atau dibuat dengan teknologi canggih pastinya buanyak banget, terutama film-film buatan Hollywood.

Harry Potter. Walaupun filmnya ga berunsur teknologi melainkan sihir, tapi film ini sendiri dibuat dengan teknologi yang canggih banget. Pastinya susah banget kan membuat special effect yang sangat halusdan rapi supaya tercipta dunia sihir di layar kaca.

Spiderman. Film-film superheronya Amerika pasti dibuat dengan special effect yang bagus banget dong... Mulai dari pertunjukan swing-swing nya Spiderman di tengah-tengah kota, sampai mendesain wujud musuh-musuhnya Spiderman, seperti Green Goblin, dr. Oct, dan Sandman seperti di kartun atau game-nya.

X-Men. Film yang satu ini juga tidak kalah menarik ama Spiderman. Keren banget melihat mutan-mutan dengan kelebihan yang aneh-aneh. Misalnya Mystique yang dapat menyamar jadi siapa pun.

01/09/07

Teknologi dalam Kehidupan Sehari-hari

Sekarang saya akan membahas salah satu contoh teknologi yang biasa digunakan sehari-hari, yaitu Ballpoint (baca: bolpen, a.k.a. pulpen)...
Kita biasa pake ballpoint. Tiap hari mencatat pelajaran, tugas, dll pake bolpen. Entah bagaimana hidup ini tanpa bolpen... ^-^

WHAT IS BALLPOINT???

Pulpen atau bolpen adalah sejenis alat tulis (secara spesifik merujuk kepada sejenis pen) yang bentuk dan ukurannya mirip dengan pensil. Pulpen populer karena murah dan mudah digunakan.

Awalnya, alat tulis yang menggunakan tinta adalah pena dan tinta yang digunakan terpisah. Pena yang digunakan pada awalnya dibuat dari bulu angsa seperti yang lazim digunakan di Eropa pada abad pertengahan, batang alang-alang air yang digunakan di Timur Tengah atau bahkan kuas yang digunakan di Tiongkok dan Jepang. Kelemahannya adalah penggunaannya sering merepotkan para pemakainya karena tintanya berceceran atau bahkan tumpah di atas kertas.

Pulpen mempunyai ruang internal yang diisikan tinta melekat. Tinta tersebut disalurkan melalui ujungnya saat digunakan dengan penggelindingan sebuah bola kecil (berdiameter sekitar 0,7 mm hingga 1 mm) dari bahan logam. Tintanya segera kering setelah menyentuh kertas.

SEJARAHNYA PULPEN

Sekarang kita lihat bagaimana asal-muasalnya pulpen, siapa penemunya, kapan ditemukannya, dll... Pulpen diciptakan oleh jurnalis Hungaria, Laszlo Biro/Ladislao Biro pada tahun 1938. Biro memperhatikan bahwa tinta yang digunakan dalam percetakan surat kabar mengering dengan cepat dan tidak meninggalkan noda pada kertasnya. Kesulitan-kesulitan lain saat menggunakan pena untuk mengoreksi naskah-naskah yang ditulis pada kertas tipis seperti tinta yang melebar, tumpah atau kertas yang sobek karena sabetan pena yang cukup tajam.

Bersama saudara lelakinya George, seorang kimiawan, dia mengembangkan ujung pen yang baru yang tersiri dari sebuah bola yang dapat berputar dengan bebas pada sebuah lubang. Saat berputar, bola tersebut akan mengambil tinta dari sebuah cartridge, tinta membasahi bola kecil yang mengalir secara kapiler dan dengan bantuan gravitasi. dan kemudian menggelinding agar melekatkannya pada kertas. Karena bola kecil itulah maka pena baru itu dinamakan Ball Point Pen atau yang lazim dikenal dengan nama bolpen.
Rancangan ini kemudian dipatenkan di Argentina pada 10 Juni 1943 dan dijual dengan merek Birome, yang masih bertahan hingga saat ini.

PERKEMBANGAN PULPEN

Dari tahun 1938 ampe sekarang, pasti dah banyak dong perkembangannya pulpen. Dua orang berkebangsaan Inggris, Henry Martin dan Frederick Miles ikut menekuni pembuatan alat tulis baru ini dan dijual ke Angkatan Udara Inggris yang memerlukan alat tulis yang anti bocor dan meluap untuk digunakan pada pesawat terbang yang digunakan pada Perang Dunia II.

Pada waktu yang bersamaan, di Amerika Serikat, Milton Reynolds asal Chicago membeli alat tulis baru itu. Ia kemudian menyempurnakannya dan menjualnya kepada tentara Amerika. Namun bolpen itu masih belum sesempurna bolpen yang ada pada saat ini.

Franz Szech, seorang warga California, berusaha mencari tinta yang sempurna dan berhasil membuat tinta tersebut dari dapur rumahnya.Tinta itu jauh lebih awet dan tahan lama berada dalam bolpennya, namun sayangnya tinta itu lambat laun menjadi kering bila terkena udara.

Setelah perang dunia II usai, orang-orang berkumpul di etalase pusat pertokoan Gimbels di New York. Di etalase ini disediakan sebuah tanki air besar yang dikerumuni oleh pengunjung. Tangki air ini digunakan untuk mendemonstrasikan alat tulis berupa pena yang digunakan dibawah permukaan air. Pena tersebut dipromosikan menggunakan tinta buatan Szech.

Selain itu, dalam perkembangannya diciptakan juga bolpen antariksa. Bolpen antariksa adalah bolpen yang bisa digunakan di luar angkasa. Kenapa begitu spesial??? Biasanya para astronaut tu pakenya pensil, karena kalau pake pulpen di ruang hampa udara gitu, yang ada tintanya tersedot habis. Maka itu, Paul Fisher pada tahun 1966 merancang bolpen antariksa ini. Bolpen yang akhirnya dinamai Fisher's Space Pen ini dipakai tidak hanya oleh para astronaut dan NASA, tapi juga kosmonot Rusia...

Konsep Teknologi

Apa sih teknologi itu?
Menurut wikipedia, teknologi adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya.
Kata teknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan.

Kalau kata teknik atau rekayasa sendiri berarti penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Hal ini diselesaikan lewat pengetahuan, matematika dan pengalaman praktis yang diterapkan untuk mendesain objek atau proses yang berguna.

Seorang engineers berusaha membuat sesuatu yang sebelumnya belum ada. Tidak seperti scientist yang mencoba memahami apa yang sudah ada di alam.

Di dunia ini, seorang engineers diharapkan menjadi problem solver yang juga menjadi environment caretakers. Jadi, kita sebagai seoang engineers harus memecahkan masalah tanpa merusak lingkungan. intinya, masalah terpecahkan dan lingkungan pun tetap terjaga... Keren kan!
Dalam proses memecahkan masalah itulah, engineers harus mengkombinasikan pengetahuan-pengetahuan berupa science, math, dan economic.